Kamis, 07 April 2016

MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI



Manajemen Layanan Sistem Informasi
Manajemen Layanan Sistem Informasi (Information Technology Servive Management) adalah metode pengelolaan sistem teknologi informasi terhadap bisnis perusahaan. Mengacu pada pelaksanaan dan pengelolaan kualitas layanan TI yang memenuhi kebutuhan bisnis. Layanan manajemen TI dilakukan oleh penyedia layanan TI melalui kombinasi yang tepat dari teknologi, manusia, proses dan informasi. Jadi setiap perusahaan/bisnis menggunakan ITSM untuk memperlancar dan memajukan usahanya dan membuat para pelanggannya merasa puas dengan layanan manajemennya.


Manajemen
Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.


Layanan
Pelayanan dalam hal ini sangat erat kaitannya dengan hal pemberian kepuasaan terhadap pelanggan, pelayanan dengan mutu yang baik dapat memberikan kepuasaan yang baik pula bagi pelanggannya, sehingga pelanggan dapat lebih merasa diperhatikan akan keberadaanya oleh pihak perusahaan.


Sistem Informasi
Sistem Informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi

Jadi kesimpulannya Manajemen Layanan Sistem Informasi adalah untuk mengatur suatu manajemen layanan demi kepuasan pelanggan dan layanan didukung dengan teknologi untuk mendukung operasi manajemen di sebuah perusahaan.

Senin, 23 November 2015

Tugas Teori Organisasi Umum 2

Macam-Macam Organisasi dari Segi Tujuan

     Organisasi diartikan sebagai “sekumpulan orang-orang yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama”. Organisasi menurut J.R. Schermerborn, Jr-merupakan “sebuah sistem yang terbuka berinteraksi dengan lingkungannya dalam proses yang berkelanjutan dari transformasi masukan sumber daya menjadi keluaran produk jadi dan jasa”. Organisasi memungkinkan orang-orang dapat melaksanakan tugas yang jauh lebih besar daripaa apa yang bisa diraih seorang diri. Setiap organisasi paling tidak mempunyai tiga unsur, yaitu:
1.  Maksud:  memproduksi barang atau jasa yang bernilai bagi pelanggan.
2. Pembagian kerja: pemberian tugas yang berbeda untuk orang yang berbeda, yang bertindak secara perseorangan dan/atau secara kelompok.
3. Hierarki wewenang: pengaturan tingkatan-tingkatan manajer dengan wewenang yang semakin meningkat.
Maksud dari organisasi yaitu memproduksi barang atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan atau rekanan. Yang bermanfaat bagi masyarakat harus diproduksi agar dapat memberikan eksistensi suatu organisasi.
Orang-orang dalam organisasi melaksanakan banyak tugas yang berbeda, jika digabungkan bersama harus menghasilkan prooduk atau jasa yang bermutu. Pembagian kerja adalah sebuah proses pemecahan tugas-tugas besar dan penugasan tugas-tugas yang lebih kecil kepada individu-individu atau kelompok-kelompok. Sekali terbentuk, pembagian kerja ini harus dikoordinasikan dengan baik jika maksud bersama ingin direalisikan.
Sebuah cara untuk melakukannya adalah hierarki wewenang, yaitu pengaturan para manajer secara bertingkat dengan kewenangan yang semakin besar dari bawahh ke atas. Ia menjelaskan pertanggungjawaban kiinerja untuk setiap karyawan kepada manajer yang lebih tinggi tingkatannya. Wewenang seorang manajer adalah hak untuk memberikan tugas-tugas dan mengarahkan kegiatan bawahan dengan cara yang dapat mendukung terwujudny maksud organisasi.
Macam-Macam Organisasi dari Segi Tujuan

1.  Organisasi Niaga

Organisasi niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan. Sistem social yang memiliki identitas kolektif yang tegas, daftar anggota yang terperinci, program kegiatan yang jelas, dan prosedur pergantian anggota. Organisasi niaga terbagi menjadi :
1)    Persero Terbatas (PT)
Suatu perusahaan yang modal dan sahamnya terdiri dari saham milik pribadi dan sebagian dari pihak lain atau asing.
2)    Perseroan Komanditer (CV)
Suatu persekutuan yang didirikan oleh seseorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seseorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.
3)    Firma
Sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama.
4)    Koperasi
Organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
5)    Join Ventura
Kerja sama dua pihak atau lebih dalam bidang bisnis untuk membentuk sebuah perusahaan baru.
Contoh kasus:
PT. HM SAMPOERNA Tbk (Industri Rokok)
PT. HM SAMPOERNA Tbk (HMS)  adalah satu dari tiga produsen rokok terbesar Indonesia. HMS banyak dikenal masyarakat lewat tiga produk unggulannya, yaitu A Mild, Djim Sam Soe dan Sampoerna Hijau. Ia tampil sebagai produsen sigaret terbesar di tanah air di samping Gudang Garam dan Djarum. Para pemegang saham HMS adalah: DuBuis Holdings Limited, Mauritius, menguasai 33,28%, Norbax inc., AS sebanyak 4,27%, PT. Lancar Sampoerna Bestari 5,34%, Komisaris 2,02%, dan lain-lain (maisng-masing kurang dari 5%) sebanyak 54,64%.
Strategi bisnis yang ditempuh perusahaan berlandaskan pada tahapan pengembangan produk. Dari pengalaman HMS selama ini cukup meyakinkan untuk diakui bahwa perusahaan ini berhasil mempertahankan tahap kedewasaannya dalam periode yang sangat panjang. Sejak pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat, rokok bermerek Dji Sam Soe mampu bertahan hidup selama 91 tahun. Produk lainnya, Sampoerna Hijau dan A Mild masing-masing bertahan selama 36 dan 15 tahun. Ada dua strategi komunikasi utama yang ditempuh oleh HMS untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar sigaret, yaitu promosi strategis dan promosi taktis. Promosi strategis dilakukan untuk mengenalkan sebuah produk ke tengah masyarakat untuk pertama kalinya, sedangkan promosi taktis dilakukan guna menyegarkan ingatan masyarakat pada produk yang telah diperkenalkan. Sebagai contoh konkret sangat menarik untuk menampilkan strategi apa yang ditempuh untuk produk A Mild. Rokok ringan produksi HMS ini muncul ke tengah masyarakat dengan tiga tema kampanye periklanan yang berbeda, yaitu : “How low can you go”, “Bukan basa-basi”, dan “Others can only follow”. Setiap iklan A Mild yang dilancarkan tidak akan keluar dari dari ketiga tema tersebut. Pada tahun 2004 produsen rokok ini meluncurkan produk terbarunya, yaitu Sampoerna Eksklusif untuk memenuhi segmen pasar yang belum terrgarap. Produk ini tampil ke tengah masyarakat dengan tema promosi “Nyalakan nyali”. Kejelian melihat strategi dan peluang yang jitu untuk mempertahankannya telah menghantar HMS tetap jaya hingga kini. Bahkan Putra Sampoerna (pemilik perusahaan) menurut majalah Forbestercatat sebagai orang terkaya ke-17 di Asia tenggara.

2.    Organisasi Sosial

Perkumpulan social yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun maupun tidak berbadan hukum yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat.
Menurut Alvin L. Bertrand pengertian organisasi social dalam arti luas aalah tingkah laku manusia yang berpola kompleks serta luas ruang lingkupnya di dalam setiap masyarakat. Menurut Weber bahwa perilaku social dan interaksi social setiap individu yang berada di dalam organisasi tergantung atas gagasan (konsep) yang mereka miliki mengenai suatu keberadaan otoritas (wewenang) legitimasi. Sebuah organisasi dipengaruhi dan mempengaruhi lingkungan dimana organisasi berada. Lingkungan organisasi dapat dibedakan atas lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Lingkungan eksternal dari sebuah organisasi pada umumnya dibedakan atas lingkungan umum yang meliputi factor-faktor ekonomi, social-budaya, politik-hukum, teknologi, alam dan lingkungan khusus terdiri atas organisasi, kelompok, dan orang dengan siapa sebuah organisasi harus berinteraksi guna menjalankan kegiatan operasionalnya, yang meliputi pemasok, pelanggan, pesaing, pembuat aturan dan serikat pekerja. Sementara itu lingkungan internal meliputi faktor-faktor sepertii visi-misi, budaya perusahaan, gaya manajemen, kebijakan organisasi, karyawan, hubungan antar divisi, dan organisasi informal.

3.    Organisasi Regional dan Internasional

Organisasi regional mempunyai wilayah kegiatannya uang bersifat regional dan keanggotaannya hanya diberikan bagi negara-negara pada kawasan tertentu saja. Contohnya adalah ASEAN (Association of South East Asian Nation). Peran yang dimainkan oleh organisasi-organisasi regional sangat berbeda tergantung pada karakteristik organisasi tersebut. Karakteristik ini dipengaruhi oleh faktor geografis, ketersediaan sumber-sumber dan struktur organisasi.

Organisasi internasional adalah organisasi yang terutama berbasis di dalam sebuah Negara saja, akan tetapi memliki transaksi internasional yang berarti dan kontinu, seperti menjual dan/atau membeli bahan-bahan di Negara lain.
Munculnya internasionalisme antar Negara di dunia telah saling berdagang satu sama lain sejak ratusan tahun yang lalu. Semenjak Perang Dunia II, sebagai akibat dari membaiknya fasilitas transport, volume kegiatan bisnis internasionalttelah meningkat secara signifikan.
Contoh kasus : Bisnis Internasional

  Dasar-dasar bisnis internasional yaitu :

1)    Neraca perdagangan, yaitu selisih antara nilai ekspor dan impor. Perdagangan surplus atau neraca perdagangan yang menguntungkan berarti ekspor yang nilainya lebih besar dibanding impor. Sebaliknya, perdagangan deficit atau neraca perdagangan yang tak menguntungkan adalah nilai impor yang lebih besar dibanding ekspor.

2)    Neraca pembayaran sebuah Negara, yaitu keseluruhan aliran uang yang masuk dan keluar pada sebuah perekonomian (Negara). Di samping neraca perdagangan, neraca pembayaran juga meliputi faktor-faktor lain seperti hutang luar negeri, bantuan luar negeri, keuntungan atau deviden yang diterima dari investasi internasional.. sebuah Negara dengan neraca pembayaran deficit biasanya berusaha untuk mengurangi impor atau meningkatkan ekspor, atau menyesuaikan investasi di luar negeri.

3)    Nilai tukar (kurs), yaitu nilai (harga) dari mata uang sebuah Negara dalam hubungannya dengan mata uang dari Negara-negara lain. Nilai tukar memiliki dampak penting terhadapa perdagangan internasional karena dapat menciptakan daya saing dalam hal harga barang-barang di pasar internasional. Devaluasi adalah pengurangan nilai mata uang sebuah Negara dalam hubungannya dengan mata uang yang lainnya. Yang dimaksud dengan nilai tukar mengambang adalah nilai tukar sebuah mata uang yang ditentukan oleh kekuatan-kekuatan permintaan dan penawaran di pasar uang internasional.

Pendorong bisnis internasional adalah zona perdagangan bebas yaitu sebuah wilayah khusus di suatu Negara dimana barang-barang luar negeri boleh diimpor tanpa perlu membayar bea masuk. Zona ekonomi khusus, sebuah Negara dapat membuka zona ekonomi khusus dengan disertai pemberian konsesi istimewa berupa penggunaan lahan, insentif pajak, pembebasan bea masuk atas bahan-bahan dan mesin yang diimpor, repatriasi keuntungan yang bebas. Konsesi ini khusus ditawarkan untuk menarik minat investor (terutama asing) agar terdorong untuk membangun pabrik dan menjalankan bisnis di dalam zona ini. Dan ada lembaga keuangan khusus, di forum internasional, International Monetary Fund (IMF) sebagai sebuah organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membantu Negara-negara dalam rangka menstabilkan nilai tukar dari masing-masing Negara. Bank Dunia (The World Bank) membantu Negara berkembang dalam pembangunan ekonomi,.International Finance Corporation (IFC), yang merupakan afiliasi dari Bank Dunia., melakukan investasi berupa proyek-proyek di Negara-negara berkembang.International Development Association (IDA) –afiliasi lain dari Bank Dunia, memberikan fasilitas pinjaman kepada Negara-negara berkembang.

Contoh kasus dalam perusahaan :

PIER 1 MENGEKSPOR SUKSES KE PASAR LUAR NEGERI
Sejumlah perusahaan telah dihadapkan pada tantangan mengekspor toko eceran Amerika ke luar negerri dan gagal. Walaupun demikian, Pier 1 merencanakan untuk berhasil. Dengan pemikiran matang, strategi yang rasional, toko dengan pengalaman baru yang berusia 31 tahun, bernilai $ 700 juta telah berusaha di luar negeri dengan The Pierdi Inggris. Perusahaan ini merencanakan lebih banyak perluasan internasional dalam beberapa tahun mendatang. Di pusat strategi luar negeri Pier 1 fokus diarahkan pada pelanggan yang kuat, yang juga menjadi pedoman strategi domestic. Peluang di Amerika Serikat nampaknya merosot. Penjualan hanya naik sebesar 7% dari tahun 1991 ke tahun 1992, berbeda jauh dengan pertumbuhan dua digit selama akhir tahun 1980an. Pier 1 tidak menghentikan usaha domestic sebenarnya, perusahaan merencanakan untuk membuka 300 tempat penjualan baru dalam sepuluh tahun mendatang, tetapi perusahaan melirik peluang yang lebih menarik di luar negeri. The Pier di Inggris barulah berupa langkah pertama, diikuti dengan dua buah toko di Puerto Rico yang dibuka pada tahun 1993. Daftar berikutnya adalah toko di Meksiko dan Amerika Tengah serta Selatan. Pada waktu yang sama, perusahaan mengamati Timur Tengah sebagai tambahan kemungkinan. Agar menjadi kompetitif di pasar luar negeri, Pier 1 telah membuat beberapa perubahan signifikan dalam strategi internsionalnya, terutama dalam kaitan dengan bauran produk. Di Inggris, Pier 1 menawarkan produk yang lebih sesuai dengan selera local. Ukuran dan tata letak rumah di Eropa cenderung menentukan perbedaan kebutuhan. Misalnya, karena kloset model built-in dan walk-in jarang ada di Inggris, kecenderungan penjualan kloset model wardrobes cukup baik di sana. Demikian pula, karena rumah di Eropa cenderung lebih kecil daripada rumah di Amerika, barang-barang perabot yang dijual di pasar A.S., seperti meja disamping tempat tidur, terlalu besar dan harus dimodifikasi atau dihilangkan.
Pemilihan warna juga bervariasi di luar negeri sebagai akiat dari mutu sinar di luar rumah. Di inggris, warna hangat cenderung dominan seperti kuning pucat, hiijau hangat, dan warna persik. Di Negara beriklim hangat seperti Spanyol dan Yunani warna putih, biru langit, kuning muda dan merh cenderung lebih disukai.
Kunci sukses internasional Pier 1 terletak pada kedekatan dengan pelanggan di luar negeri, suatu ambisi yang cocok dengan strategi domestic. Pier 1 harus menyesuaikan dengan budaya tempat toko yang baru agar mampu menentukan apa yang dianggap eksotik dan bagus oleh pelanggan.



Kesimpulan
Organisasi adalah sistem terbuka yang berinteraksi dengan lingkungan dalam proses yang berkelanjutan dari transformasi masukan sumber daya menjadi keluaran berupa produk dan jasa.

Organisasi dari segi tujuannya terbagi menjadi 3 yaitu :

1.    Organisasi niaga, organisasi yang menghasilkan suatu keuntungan.
2.    Organisasi social, organisasi untuk mengikutkan masyarakat berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
3.    Organisasi regional dan internasional, Organisasi regional mempunyai wilayah kegiatannya uang bersifat regional dan keanggotaannya hanya diberikan bagi negara-negara dan organisasi internasional adalah organisasi yang terutama berbasis di dalam sebuah Negara saja, akan tetapi memliki transaksi internasional yang berarti dan kontinu, seperti menjual dan/atau membeli bahan-bahan di Negara lain.
Sebuah organisasi disebut efektif  jika menetapkan tujuan yang layak  dan kemudian dapat merealisasikannya.
Perencanaan menekankan tujuan organisasi, maka tujuan organisasi merupakan titik tolak perencanaan yang perlu diingatkan tujuan sebenarnya yang hendak diraih organisasi.



Daftar Pustaka
Sawaldjo Puspoprananto [Mec,MBA,MM,DMS], “Manajemen Bisnis”, Victory Jaya Abadi, 1 Juni 2006
Siswandi, “Aplikasi Manajemen Perusahaan: Analisis Kasus dan Pemecahannya”, Penerbit Mitra Wacana Media, 2011

Drs.H.Sadili Samsudin, M.M.M.Pd., “Manajemen Sumber Daya Manusia”, Pustaka Setia, 2006


Minggu, 18 Oktober 2015

Berorganisasi

ORGANISASI
        
           Kita semua pasti tau tentang organisasi. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah bagi orang-orang untuk berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terpimpin dan terkendali. Bagi para remaja seperti siswa SMP dan SMA, organisasi sebagai tempat untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik dan belajar untuk bagaimana bekerjasama, disiplin waktu, bertanggungjawab, bermusyawarah dan belajar menjadi pemimpin yang baik.

BERORGANISASI di PRAMUKA
         
           Saya akan menceritakan organisasi Pramuka yang pernah saya ikuti saat SMK. Saat saya pertama masuk SMK saya berniat untuk masuk dalam kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka dengan teman saya, di Pramuka saya diajarkan untuk belajar disiplin waktu, berpakaian dan sopan santun, saya juga belajar bertanggung jawab dalam hal tugas-tugas yang sudah dipercayakan pada saya.
          
           Kegiatan-kegiatan Pramuka yang dilakukan adalah belajar ilmu pengetahuan tentang Pramuka seperti belajar sandi-sandi seperti sandi morse, sandi rumput, sandi kotak I, sandi kotak II, sandi semaphore, sandi abjad, sandi angka, sandi jam, dan banyak sandi-sandi yang lain, di pramuka juga diajarkan PBB atau yang kita kenal Pasukan Baris Berbaris, dan saat saya mempunyai adik kelas yang masuk dalam anggota pramuka di saat itu saya juga belajar menjadi seorang pemimpin untuk mengajar mereka tentang apa yang sudah saya pelajari seperti sandi-sandi, simpul dan baris-berbaris. Pramuka di SMK saya juga mengadakan kegiatan untuk mengadakan lomba di sekolah, lomba yang diadakan untuk SMP dan SMA sederajat, saat mengadakan lomba saya dan teman-teman menjadi panitia dalam lomba, saat menjadi panitia saya menjadi seksi dokumentasi.

            Kami juga mengadakan buka puasa bersama dengan alumni-alumni kami yang mengikuti organisasi Pramuka sekolah kami, dengan cara menghubungi mereka untuk mengundang dalam kegiatan buka puasa bersama. Kegiatan Pramuka yang lainnya kami selalu ikut serta dalam perlombaan yang diadakan oleh sekolah lain ataupun oleh pemerintah, setiap perlombaan kami juga selalu membawa pulang 1 piala maupun lebih dari 1 piala, prestasi yang di raih dari oragnisasi Pramuka sekolah saya sangatlah membanggakan dan mengharumkan nama baik sekolah kami. 

Berikut di bawah ini adalah sedikit dokumentasi dari kegiatan-kegiatan organisasi yang saya ikuti di Pramuka ;


Gambar diatas merupakan kegiatan pelantikan yang kami adakan di luar sekolah, kami mengadakan pelantikan ini di bogor.



Gambar diatas merupakan proses pembuatan film untuk kami tampilkan di saat lomba yang kami adakan, di dalam film pendek yang kami buat terdapat sandi-sandi Pramuka yang harus peserta lomba pecahkan, bagi yang dapat memecahkan dan mendapatkan penilaian bagus akan mendapatkan juara 1, 2 dan 3.



Gambar diatas merupakan salah satu kegiatan lomba yang kami ikuti dan kami membawa piala yang akan kami serahkan kepada sekolah sebagai tanda prestasi organisasi Pramuka kami.

Organisasi Pekerja

Organisasi FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia)
             
            Organisasi ini adalah organisasi serikat pekerja/ serikat buruh, organisasi ini didirikan bertujuan untuk mengkonsolidasikan gerakan buruh reformis untuk memurnikan kembali gerakan buruh di indonesia sesuai cita-cita dan ciri universal gerakan buruh yang demokratis, independen, bebas dan representatif.

            Anggota FSPMI berkehendak mewujudkan serikat pekerja yang kuat, mandiri, bebas, demokratis, egaliter, konsisten, jujur, beradab, bertanggungjawab dan berkelanjutan serta merupakan mitra kerja dan dialog pada tatanan hubungan industrial dengan prinsip saling percaya, saling menghormati, dan profesional.
FSPMI terbagi dalam beberapa SPA (Serikat Pekerja Anggota).

1. Serikat Pekerja Logam
2. Serikat Pekerja Elektronik Elektrik
3. Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen
4. Serikat Pekerja Pelabuhan Layanan Maritim

Visi Organisasi FSPMI :
Terwujudnya organisasi dan gerakan buruh yang demokratis, bebas, independen dan representatif untuk kesejahteraan pekerja dan keadilan sosial.

Misi Organisasi FSPMI :

1. Mewujudkan serikat serikat pekerja yang kuat dan mandiri untuk melindungi dan memperjuangkan
    hak-hak dan kepentingan kaum pekerja.
2. Mengorganisir kaum pekerja melalui praktek penyelenggaraan organisasi bottom-up, jujur, transparan dan
    professional.
3. Membangun Hubungan Industrial Indonesia yang harmonis dan dinamis melalui dialog dan serta kerjasama
    dengan prinsip saling percaya dan saling menghormati.

Dibawah ini merupakan hasil dokumentasi dari Organisasi FSPMI ;









Kamis, 11 Juni 2015

Tugas 3 Ilmu Budaya Dasar



KEINDAHAN

Keindahan berasal dari kata Indah, Keindahan adalah sifat dari sesuatu yang memberi kita rasa senang bila melihatnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.

Herbet Read merumuskan bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat diantara pencerapan-pencerapan indrawi manusia. Filsuf abad pertengahan Thomas Amuinos mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bilamana dilihat. Thomas Aquinos (1225-1274) mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bila mana dilihat (Id qout visum placet).

Khalil Gibran mengungkapkan bahwa Keindahan adalah sesuatu yang menarik jiwamu. Keindahan adalah cinta yang tidak memberi namun menerima. Menurut Baumgarten adalah Keindahan adalah keselur uhan yang merupakan susunan yang teratur dari bagian- bagian yang saling berhubungan satu sama lain, atau dengan keseluruhan itu sendiri.

Menurut The Liang Gie dalam bukunya “ Garis Besar Estetik” (Filsafat Keindahan), dalam bahasa Inggris Keindahan diterjemahkan dengan kata “Beautiful”, bahasa Perancis “Beau” , Italia dan Spanyol “Bello” , kata-kata itu ber asal dar i bahasa Latin “Bellum” , akar katanya adalah “Bonum” yang berarti Kebaikan kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi “Bonellum” dan terakhir dipendekkan menjadi “bellum”. Dapat membedakan antara keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Keindahan dalam suatu kualitas yang abstrak adalah keindahan yang tak dapat terlihat secara fisik dan bersifat tidak beraturan, tetapi nilai dari keindahan itu dapat dirasakan,seperti contoh keindahan ketika merasakan angin yang berhembus. Sedangkan keindahan sebagai sebuah benda tertentu yang indah adalah kebalikan dari Keindahan dalam suatu kualitas yang abstrak, dimana keindahan itu dapat dirasakan, dilihat maupun dapat dikenang selama kita mengingatnya.

Keindahan yang seluas-luasnya
Keindahan dalam arti luas, menurutThe Liang Gie, mengandung gagasan tentang kebaikan. dari pemikiran Plato, yang menyangkut adanya watak yang indah dan hukum yang indah: Aristoteles yang melihat keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan. Tetapi bangsa Yunani juga mengenal pengertian keindahan dalam arti estetik disebutnya “ Syimmetria”, untuk keindahan berdasarkan pengelihatan. jadi pengertian yang seluas-luasnya meliputi: Keindahan Seni, Keindahan Alam, Keindahan Moral, Keindahan Intelektual.

 
1.      Keindahan dalam arti luas.
Selanjutnya The Liang Gie menjelaskan.bahwa keindahan dalam arti luas mengandung pengertian ide kebaikan. Misalnya Plato menyebut watak yang indah dan hukum yang indah, sedangkan Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan.
Jadi pengertian yang seluas-Iuasnya meliputi :
a.       keindahan seni
b.      keindahan alam
c.       keindahan moral
d.      keindahan intelektual.
2.      Keindahan dalam arti estetik murni.
Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetik seorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang diserapnya.
3.      Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan.
Keindahan dalam arti yang terbatas, mempunyai arti yang lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut bendabenda yang dapat -diserap dengan penglihatan, yakni berupa keindahan bentuk dan warna. keindahan tersusun dari berbagai keselarasan dan kebalikan dari garis, warna, bentuk, nada, dan kata-kata. Ada pula yang berpendapat bahwa keindahan adalah suatu kumpulan hubungan-hubungan yang selaras dalam suatu benda dan di antara benda itu dengan si pengarnat.


Nilai estetika
Kata estetika berasal dari kata Aesthesiss yang artinya perasaan atau sensitivitas, karena memang pada awalnya pengertian ini berhubungan dengan lidah dan perasaan. Dalam pengertian teknis, Estetika adalah ilmu keindahan atau ilmu yang mempelajari keindahan, kecantikan secara umum. Estetika adalah salah satu cabang filsafat. Secara sederhana, estetika adalah ilmu yang membahas keindahan. Pembahasan lebih lanjut mengenai estetika adalah sebuah filosofi yang mempelajari nilai-nilai sensoris, yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa. Estetika merupakan cabang yang sangat dekat dengan filosofi seni. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut Nilai Estetik.

 Nilai Ekstrinsik dan Nilai Intrinsik
Nilai instrinsik adalah nilai yang terkandung dari benda atau sesuatu itu sendiri, yang bersifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri. Sedangkan nilai ekstrinsik adalah nilai yang berasal dari luar benda atau sesuatu itu sendiri yang bersifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (Instrumental/ Contributory value), yakni nilai yang ber sifat sebagai alat atau membantu.

Kontemplasi dan Ekstansi
Kontemplasi adalah memandang jauh ke depan demi mendapatkan arah dan kemungkinan tindakan lain (antisipasi) yang lebih bermakna. Kontemplasi adalah suatu tindakan untuk memahami penuh suatu hal. Kontemplasi adalah memandang sesuatu dengan cara ambil bagian dalam hidup, dalam adegan, terlibat langsung. Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. Sedangkan Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasa, dan menikmati sesuatu yang indah. Setiap manusia memiliki nilai ekstansi yang berbeda-beda. Apabila kontemplasi dan ekstansi itu dihubungkan dengan kreativitas, maka kotemplasi itu adalah faktor pendorong untuk menciptakan keindahan. Sedangkan ekstansi itu merupakan faktor pendorong untuk merasakan menikmati keindahan karena derajat kontemplasi dan ekstansi itu berbeda-beda antara setiap manusia.

Teori-teori dalam Renungan
Renungan berasal dari kata renung, merenung artinya dengan diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam – dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni. Dalam merenung, ada beberapa teori antara lain : teori pengungkapan, teori metafisik dan teori psikologis.
Kata keindahan berasal dari suku kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, (meskipun tidak semua hasil seni indah, pemandangan alam (pantai, pegunungan, danau, bunga-bunga di lereng gunung), manusia (wajah, mata, bibir, hidung, rambut, kaki, tubuh), rumah (halaman, tanaman, perabot rumah tangga dan sebagainya), suara, warna dan sebagainya. Keindahan adalah identik dengan kebenaran.
Menurut The Liang Gie dalam bukunya “Garis Besar Estetik” (Filsafat Keindahan) dalam bahasa Inggris keindahan itu diterjemahkan dengan kata “beautiful”, Perancis “beau”, Italia dan Spanyol “bello”, kata-kata itu berasal dari- bahasa Latin “bellum”. Akar katanya adalah ”bonum” yang berarti kebaikan kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi’ ”bonellum” dan terakhir dipendekkan sehingga ditulis “bellum”.

Sumber : https://adeadangsuryana.wordpress.com/tag/definisi-keindahan/